No comments yet

Ajar Anak

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.” (Markus 10:15)

“Ah anak baru kemarin,” ungkapan seperti itu biasanya dinyatakan oleh banyak orang ketika mereka meragukan kredibilitas dan kemampuan seseorang yang dipandang masih muda atau masih anak-anak. Namun hal itu tak berlaku bagi Tuhan, sebab Dia bisa memakai siapa saja termasuk anak-anak.

Seperti nyata dikatakan dalam Matius 21:16 berikut, “lalu mereka berkata kepada-Nya: “Engkau dengar apa yang dikatakan anak-anak ini?” Kata Yesus kepada mereka: “Aku dengar; belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian?”
Anak-anak begitu penting bagi Tuhan. Karena itu Tuhan menaruh pujian pujian di hati mereka sejak bayi. Bahkan Dia memberikan pernyataan, “barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.”

Anak-anak bisa diajar dan dilibatkan untuk hal–hal rohani seperti ibadah dan doa. Sedini mungkin ajari anak-anak kita agar mereka hidup dalam doa dan menyukai hidup bergaul dengan Tuhan. Dengan demikian, anak-anak makin mengenal Tuhan. Jika sudah demikian, kita tak perlu kuatir saat anak-anak kita kelak menghadapi tantangan dan persoalan, sebab mereka mengenal Tuhan dan bersamaNya, mereka pasti bisa menghadapi tantangan.
Jadi untuk apa lagi kita menunggu, bersegeralah hari ini juga hampiri anak-anak kita, berkati dan ajar mereka mengenal Tuhan. Tuntun, bagaimana mereka berdoa, memuji dan menyembah Tuhan.[rhb]

Anak adalah harta berharga, ajar mereka mengenal Tuhan melalui doa.

Post a comment