No comments yet

Ada Mukjizat

“Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu” (Kisah 3:7).

Alkitab mencatat,  ada seorang lumpuh sejak lahir. Ia tak memiliki pengharapan. Ia merasa nasibnya  telah ditentukan demikian. Ia sedang menghadapi kemustahilan. Tetapi pada hari itu, ia mengalami perkara yang luar biasa. Siapa sangka, dua orang murid Yesus itu tidak sekedar memberikan uang receh, namun lebih dari itu ia mendapatkan kesembuhan! Apa yang dulunya tidak mungkin, namun sekarang telah menjadi kenyataan!

Mukjizat bukanlah terletak di bawah kolong ranjang di sebuah rumah di negeri 1001 dongeng. Begitu banyaknya mimpi-mimpi dan angan-angan yang kerap kali menenggelamkan kita hanya pada buaian dan khayalan belaka. Oh itu tidak mungkin. Oh itu hanya khayalan, bung. Oh itu kasus yang rumit. Oh itu perkara yang tidak mungkin. Oh itu hanya Tuhan yang bisa. Betapa kalimat-kalimat celotehan dari bibir-bibir manusia tak beriman itu telah menelantarkan kita negeri nestapa dan tanpa asa. Benarkah Tuhanku itu hanya perkasa di masa lalu dan kini cuma duduk santai di takhta-Nya tanpa peduli dengan diri kita yang sedang tersengal-sengal karena impitan masalah?

Hai sobat, jangan menggigau di dalam ketidakpercayaanmu. Tuhan tidak santai seperti yang kau duga. Dia sedang bekerja dan tidak pernah berhenti bekerja. Tetapi tunggu dulu. Pekerjaan Allah seringkali tidak sesuai dengan skenario yang ada di otak Anda. Skenario yang Anda rancangkan biasanya begini: hari ini berdoa, hari ini pula ada jawaban, atau paling lambat besok pagi. Tetapi itu bukanlah cara Allah. Dia sedang menjawab doa Anda, namun sambil mengerjakan proses pembentukan diri Anda. Ya, bagi Allah yang penting bukanlah jawaban doa itu, tetapi pembentukan pribadi Anda supaya Anda menjadi anak-Nya yang tangguh dan semakin serupa dengan Dia.

Boleh saja Anda tidak setuju, tetapi itulah yang menjadi ketetapan Allah bagi kita. Jadi jalani saja dengan penuh kesabaran. Toh mukjizat itu pasti nyata! Dia tidak ingkar janji. Anda berdosa besar kalau Anda meragukan kasih dan kuasa-Nya. [an/rhb]

Mukjizat tidak berada jauh di dalam lautan, namun di hati orang yang percaya.

 

Post a comment