they all love a thick rod.www.xxx-porn.center
Comments are off for this post

BANGKITKAN IMANMU

Kata Yesus kepadanya: “Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah.” Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan…” (Yohanes 5:8-9).

Dalam bacaan di atas disebutkan tentang kolam Betesda. Arti kata ‘Betesda’ adalah “rumah kemurahan  atau rumah belaskasihan.”

Di kolam tersebut  seringkali  terjadi peristiwa fenomenal. Alkitab mencatat, sewaktu-waktu turun malaikat Tuhan ke kolam itu dan menggoncangkan air itu; barangsiapa yang terdahulu masuk ke dalamnya sesudah goncangan air itu, menjadi sembuh, apa pun juga penyakitnya  (Yohanes 5:4).

Itulah kenapa banyak orang sakit  menunggu di sekitar kolam Betesda. Saat air kolam tergoncang, mereka pun berebut masuk ke kolam tersebut.  Hal itu  mereka lakukan karena ingin mengalami kesembuhan.

Diantara mereka ada satu orang   penderita sakit lumpuh. Ia tidak bisa berbuat apa-apa. Ia berbaring seorang diri, tidak ada kerabat yang menemaninya. Jangankan melompat ke kolam, berdiri saja ia tidak sanggup. Melihat keadaan orang itu, Tuhan Yesus berkata, “maukah engkau sembuh?” Namun orang itu berkata, ” Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku” (Yohanes 5:6,7).

Orang lumpuh itu tidak menjawab “mau atau tidak,” melainkan  berkeluh kesah karena  tidak ada yang mau menolongnya. Tetapi Tuhan Yesus memahami  keadaan orang itu. Dia pun  berkata, ” Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah.”

Ucapan Tuhan Yesus membangkitkan imannya. Orang itu bukan hanya percaya, tetapi juga mulai bertindak. Ia melakukan seperti yang diperintahkan Tuhan.

Ini menjadi pelajaran bagi kita. Seberapa percayakah  kita kepada firmanNya,  berapa kadar iman kita? Apakah sudah 100 persen.

Apakah firmanNya membangkitkan iman kita? Jika “ya” setialah melakukan firmanNya  dalam hidup kita sehari-hari. Tidak ada yang mustahil bagi Dia.[dopus/19]

Comments are closed.