Comments are off for this post

Berkat Paskah Bagi Kita

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3:16)

 

PASKAH  untuk pertama kali adalah peristiwa dimana orang Israel membubuhkan darah anak domba di kedua tiang pintu dan ambang atas setiap rumah orang Israel sehingga waktu Tuhan menurunkan tulah ke sepuluh yaitu semua anak sulung di Mesir mati, sedangkan anak-anak sulung orang Israel selamat dari bencana tersebut (Keluaran 12:1-14). Hal tersebut adalah bayangan terhadap apa yang dilakukan Yesus di kayu salib. Darah Anak Domba yang tidak bercacat cela yaitu Yesus Kristus, dikorbankan untuk keselamatan umat manusia. Dan pada hari yang ke tiga, Dia bangkit dan mengalahkan maut.

Ketika kita menyadari bahwa Kristus telah mati untuk menebus dosa umat manusia serta memenuhi janjiNya tentang keselamatan kekal, setia berjalan dalam firmanNya dan melakukan segala sesuatu dengan dasar kasih, maka berkat Paskah pasti akan kita rasakan. Kesadaran kita akan segala sesuatu yang dilakukan Kristus dua ribuan tahun yang lalu, adalah dasar pemahaman kita akan kasih dan karunia Kristus bagi kita.

Coba kita kembali merenungkan sejenak tentang perjalanan kehidupan yang pernah dilalui, apakah yang sudah kita perbuat bagi Tuhan yang sudah menebus kita dengan harga yang sangat mahal? Adakah sesuatu yang baik Tuhan berikan dalam kehidupan kita? Bila kita mau menjawabnya dengan jujur, maka jawaban yang sering kita dengar akan sangat bertolak belakang. Artinya, bahwa seringkali sebagai manusia, kita lupa akan segala kebaikan yang selalu Tuhan berikan dalam hidup ini. Sementara itu, kita lupa diri, tak satu hal pun yang kita lakukan untuk menyukakan hati Tuhan.
Kasih dan karunia Tuhan yang begitu indah dalam kehidupan kita adalah saat kita tahu pasti, bahwa keselamatan yang dijanjikanNya adalah sesuatu yang nyata, bukan khalayan atau ilusi semata. Hanya saja, bagaimana kita bisa meraihnya, itu yang sering kali menjadi persoalan.

Hari ini kita pahami, bahwa Allah begitu mengasihi hidup kita, sehingga Dia rela harus melalui “cawan” yang sangat pahit dan menyakitkan. Kita orang yang berdosa dan penuh kesalahan ini, diampuni dengan menumpahkan darahNya di atas kayu salib. Bahkan, dengan penuh keajaiban, Yesus bangkit dari kematian, mengalahkan maut. Itulah sebabnya, betapa indahnya Paskah, yang didasari pemahaman tentang kasih karunia Kristus.(wic)

 

Hargai Paskah sepanjang hari, sebab dengan Paskah kita akan mencapai tujuan yang telah ditetapkan Tuhan atas hidup kita.

Comments are closed.