they all love a thick rod.www.xxx-porn.center
Comments are off for this post

COCOK VS TIDAK COCOK

Hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati (1 Petrus 3:8)

Ada sebuah kutipan dari majalah Sports Illustrated mengungkapkan: “Yang terpenting dalam menciptakan tim yang sukses bukan bagaimana para pemain saling cocok, melainkan bagaimana mereka menangani ketidakcocokan.” Bila kita tidak cocok dengan orang lain, kita tergoda mengabaikan dan menolaknya.

Tidak ada orang yang sama di dunia ini, dua kepala pasti dua pemikiran, apalagi sembilan kepala pasati sembilan pendapat dan seterusnya. Manusia memiliki banyak berbedaan. Jangankan di masyarakat luas, dalam satu keluarga saja banyak perbedaan pemikiran.

Namun demikian Allah memanggil kita untuk mengambil pendekatan yang berbeda: “Hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati, dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat” (1 Petrus 3:8,9).

Dalam buku My Utmost For His Highest, Oswald Chambers mengingatkan: “Dalam hidup rohani, berhati-hatilah supaya tidak berjalan menurut dorongan rasa suka. Setiap orang memiliki dorongan rasa suka yang natural; ada beberapa orang yang kita sukai, dan sebagian lain tidak. Kita tidak boleh membiarkan rasa suka dan tidak suka menentukan kehidupan kristiani kita. Jika kita ‘berjalan dalam terang’, karena Allah adalah terang, Allah akan memberi kita rahmat persekutuan dengan orang-orang yang tak kita sukai.”

Memiliki rasa suka dan tidak suka adalah wajar. Tetapi bila kita ingin memuliakan Tuhan melalui pola hubungan kita, belas kasih, cinta, kerendahan hati, dan kebaikan maka Allah menghendaki langkah-langkah adikodrati untuk menangani ketidakcocokan. [rhb]

Comments are closed.