Comments are off for this post

Doa Bawa Pemulihan

“Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus” (Kisah 1:14).

EMPAT PULUH hari setelah Tuhan Yesus bangkit, kemudian Dia segera  naik ke sorga. Ini membuktikan, bahwa Dia adalah Tuhan dan Juru Selamat yang diutus oleh Bapa dan kembali kepada Bapa.

Yesus berkata dalam Injil Yohanes  16: 28, “Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; Aku meninggalkan dunia pula dan pergi kepada Bapa.”

Dalam ayat yang singkat ini terkandung maksud  kedatangan Kristus ke dunia. Dia datang dari kekekalan dan kembali pada kekekalan. Allah ‘menjelma’ menjadi manusia dengan tujuan untuk menebus kita.

Setelah bangkit dari antara orang mati, Tuhan Yesus Kristus menampakkan diri khususnya kepada kedua belas murid dan mengajar mereka tentang Kerajaan Allah. Namun sebelum naik ke sorga, Dia menyuruh para murid untuk menunggu janji Bapa di Yerusalem agar mereka siap menjadi saksi Kristus.

Di dalam ayat 12 kita melihat ketaatan para murid pada perintah Kristus. Mereka kembali ke Yerusalem. Jarak antara bukit Zaitun di mana Kristus naik ke sorga dengan Yerusalem tidak jauh. Lukas menulis jarak tersebut sekitar ‘seperjalanan sabat jauhnya.’ Ungkapan hanya ‘seperjalanan sabat jauhnya’ diambil dari kebiasaan rabi Yahudi (para ahli Taurat) yang menetapkan bahwa pada hari sabat orang hanya boleh berjalan menempuh jarak 2000 hasta Yahudi yaitu sekitar 880 meter atau kurang lebih satu km. Setiba di Yerusalem, mereka menuju suatu rumah yang seringkali mereka pakai untuk pertemuan. Di Yerusalem selain para murid juga hadir para wanita, ibu Yesus serta saudara-saudaraNya. Di tempat ini mereka bertekun dengan sehati dalam doa bersama (ay 13-14).

Perhatikan baik-baik. Supaya janji Tuhan digenapi kita harus menantikan dengan DOA! Kalau kita  rindu janji Tuhan terjadi,…. Kalau kita rindu terjadi pemulihan,, berdoalah! (hi/rhb)

Doa dan pemulihan adalah saudara kembar.