No comments yet

Gereja Antiokhia

“Pada waktu itu dalam jemaat di Antiokhia ada beberapa nabi dan pengajar, yaitu: Barnabas dan Simeon yang disebut Niger, dan Lukius orang Kirene, dan Menahem yang diasuh bersama dengan raja wilayah Herodes, dan Saulus” (Kisah 13:3).

Tidak heran bila gereja Antiokhia begitu kuat dalam kasih dan kuasa Tuhan. Apa kelebihan gereja Antiokhia tersebut?

Pertama, gereja Antiokhia giat dalam pelayanan dengan dilengkapi oleh para pelayan Tuhan yang berkompeten di jabatannya. Itulah yang dikatakan di dalam ayat 1, bahwa mereka memiliki nabi dan pengajar yang benar-benar diurapi Tuhan. Gereja ini tidak mengandalkan kekuatan mereka, tetapi pada pola dan aturan yang telah ditetapkan Tuhan, termasuk mengaktifkan karunia-karunia Tuhan melalui jawatan-jawatan yang Tuhan telah tetapkan. Lagipula gereja tersebut juga menekankan pengajaran akan Firman Tuhan. Dengan dasar firman Tuhan yang kuat, maka jemaat Tuhan tidak akan mudah digoyahkan oleh berbagai masalah dan aniaya, atau oleh angin pengajaran yang sesat.

Kedua, gereja Antiokhia menekankan pelayanan doa dan puasa. Ayat 3 berkata bahwa mereka berpuasa dan berdoa sebelum melaksanakan tugas-tugas mereka. Dengan kata lain, mereka bergerak sesuai dengan tuntunan Tuhan. Bukankah Yesus juga berpuasa dan berdoa selama 40 hari 40 malam sebelum memulai pelayanan-Nya? Inilah kunci keberhasilan gereja. Sayang, zaman sekarang ini jarang ada gereja yang menekankan doa dan puasa.

Ketiga, Gereja Antiokhia adalah gereja yang senantiasa taat akan pimpinan Roh Kudus. Ketika mereka berdoa dan berpuasa, Tuhan memberikan instruksi kepada mereka. Dan mereka mentaatinya. Lihat saja di ayat 2 saat Roh Kudus memberikan perintah, mereka melakukan perintah tersebut. Tidak ada perintah Tuhan yang salah. Dan ini dibutuhkan telinga yang peka dan hati yang lemah lembut untuk mengerti setiap perintah Tuhan. Perhatikanlah, akibat dari doa dan puasa yang sungguh-sungguh akan membawa kepekaan dalam diri kita akan suara Tuhan. (hi/rhb)

Gereja adalah kekuatan Allah yang dinyatakan di bumi ini.

 

Post a comment