No comments yet

Ikuti Pimpinan-Nya

“Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.” (Galatia 5:16)

Tuhan  memiliki rencana khusus bagi setiap Kristen, dan Dia mengatur bakat, kemampuan, dan keadaan,  agar sesuai dengan tujuan-tujuan individual (Efesus 2:10). Ketika terhubung dengan tujuan yang diberikan Tuhan, kita merasakan kepuasan yang mendalam dan sukacita yang besar.

Namun, penting untuk memahami, bahwa kita tidak dapat mencapai tujuan Tuhan dengan kemampuan sendiri. Hanya dengan kekuatan dan arah-Nya kita dapat berhasil.

Dalam Yohanes 16:33, Yesus memperingatkan kita bahwa masalah merupakan bagian integral dari kehidupan di dunia ini. Namun disisi lain, kondisi kita lemahnya. Dan ironisnya, kita cenderung  menghadapi tantangan dengan akal dan kekuatan sendiri. Itulah sifat manusia. Hal itu bagi kebanyakan orang memang wajar. Justru kalau diam  dianggap aneh.

Banyak yang berusaha dengan kekuatan sendiri  untuk menyelesaikan persoalan dengan cara-cara yang lazim dilakukan oleh orang-orang disekitar kita. Untuk sementara, kehidupan berjalan sepertinya tampak baik. Tetapi dalam jangka panjang, usaha kita bisa menimbulkan kerusakan. Ekonomi bisa berantakan. Disisi lain, hal itu juga mengganggu pemenuhan tujuan Allah.

Yang benar adalah, kadang-kadang kita dijinkan mengalami kegagalan,dalam rangka mewujudkan ketergantungan penuh kepada Tuhan. Ia ingin menunjukkan, bahwa kita tidak bisa hidup sepenuhnya tanpa mengikuti bimbingan Roh Kudus.

Pertanyaannya, Apakah kita mau dipimpin Roh Kudus? Kalu mau, akui Kelemahan dan kenali kuasa-Nya, kemahatahuan, dan kebijaksanaanNya![aw/rhb]

Tuhan tak memanggil kita untuk hidup dengan kekuatan sendiri. Sebaliknya, Dia ingin kita dalam naungan dan bimbinganNya.

Post a comment