Comments are off for this post

Penuh Hikmat Tuhan

“Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada. Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang.” (Kolose 4:5-6)

Dunia sekitar kita penuh dengan hikmat manusia. Jutaan orang berjuang menggunakan hikmatnya untuk berkompetisi demi mempertahankan hidup. Segala cara dilakukan agar dirinya bisa bertahan dan menang. Kandang mereka menganggap tindakan  mereka adalah benar, tak  peduli apakah orang lain dirugikan atau tidak? Beragam permainan politik gayung bersambut, siapa yang cepat dia yang dapat, siapa yang kuat dia yang menang, hukum pun diputar balikan (Habakuk 1:4)

Tentu saja keadaan seperti itu tidak bisa dibiarkan. Rasul Paulus oleh Roh Kudus mengingat orang-orang Kristen agar mereka penuh hikmat Tuhan. Mengapa? Sebab hikmat Tuhan adalah kekuatan luar biasa untuk menghadapi hikmat orang-orang yang belum ‘mengenal Tuhan.’

Setidaknya kekuatan hikmat itu memberikan  empat manfaat: Pertama, Memimpin orang kepada kesempurnaan hingga bisa seperti Kristus dalam berhikmat (Kolose  1:28). Kedua, Membimbing kita mengerti kehendak Tuhan, sehingga kita tak terjebak dalam jebakan politik kelicikan orang fasik  (Kolose 1:9). Ketiga, Menuntun kita mengenal Allah dengan benar, tahu Allah sebagai sumber perolongan dan sanggup mengadakan mukjizat (Efesus 1:17). Keempat, Memberi kemampuan kepada kita menghadapi tipu muslihat hikmat dunia (Lukas 21:15).

Setelah hikmat Tuhan ada pada kita, pergunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Jaga hubungan baik kita dengan para sahabat, relasi bisnis, hamba-hamba Tuhan. Sebab adakalanya kita membutuhkan pertolongan mereka. Kekuatan Hikmat Tuhan melebihi senjata apapun di dunia ini, karena itu penuhi diri kita dengan hikmatNYa. [rhb]

Comments are closed.