Comments are off for this post

KENALILAH ALLAH!

“Hai orang-orang yang jauh, dengarlah apa yang telah Kulakukan, hai orang-orang yang dekat, ketahuilah keperkasaan-Ku” (Yesaya 33:13).

Ada dua perintah khusus yang Tuhan sampaikan kepada penduduk bumi. Pertama, bagi mereka yang jauh, dengarlah firman Tuhan. Kedua, bagi mereka yang dekat, ketahuilah keperkasaan Tuhan.
Apa artinya yang jauh dan yang dekat?
Arti jauh (bhs. Ibr: rachowq) mengacu pada orang-orang yang belum menerima keselamatan. Alkitab menyebutnya dengan orang fasik, “TUHAN itu JAUH [rachowq] dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengar-Nya” (Ams. 15:29). Orang-orang seperti ini diperintahkan Tuhan untuk mendengarkan segala firman Allah, supaya mereka beroleh hidup dan terluput dari penghukuman.
Sedangkan arti dekat (bhs. Ibr: qarob) mengacu kepada orang-orang yang takut akan Allah, “Sesungguhnya keselamatan dari pada-Nya DEKAT [qarob] pada orang-orang yang takut akan Dia………” (Mzm. 85:10).
Firman Tuhan dengan tegas mengatakan supaya mereka – yang mengaku takut akan Allah – wajib mengetahui keperkasaan Allah. Perhatikan, kata Ibrani (yada’) yang diterjemahkan ketahuilah, mengandung pengertian: 1). Mengetahui / mengenal dengan cara mengamati dan memikirkan. 2). Mengetahui / mengenal dengan cara mengalami (Vine’s Expository Dictionary).
Kalau selama ini Anda mengenal kekuasaan Tuhan dan keperkasaan-Nya cuma melalui pengamatan di Alkitab, ataupun mendengar kesaksian-kesaksian orang lain, Anda baru mengenal Tuhan separoh. Untuk mengenal Allah lebih dalam, Anda harus mengalami sendiri segala keperkasaan-Nya. Karena inilah yang disebut kekristenan – mengalami hadirat Allah dan kekuatan-Nya.
Mengapa sebagian orang Kristen saja yang bisa menikmati kuasa Allah, mujizat Allah, dan hal-hal ajaib dari Allah, sedangkan sebagian orang lagi hanya mengenal Tuhan melalui teori? Karena banyak orang Kristen tidak mau bertindak untuk mendatangkan mujizat Allah. Mereka telah puas bila seminggu sekali ke gereja, menjadi guru sekolah minggu, menjadi diaken, dan hidup cukup tenteram. Apabila persoalan datang, mereka tidak merindukan Allah untuk melakukan perkara ajaib.
Saudara, Tuhan tidak mempersoalkan Anda dari denominasi gereja mana. Kalau Anda belum pernah mengalami keperkasaan Allah, kekristenan Anda belumlah lengkap. Memang Anda pasti tetap masuk surga, asal Anda tetap menjaga iman, tetapi kan sayang kalau berkat Allah disia-siakan begitu saja selama kita di bumi?[rhb]

 

Banyak orang mengetahui Allah, tetapi sedikit yang mengenal-Nya.

Comments are closed.