they all love a thick rod.www.xxx-porn.center
Comments are off for this post

KUATKAH IMANMU?

Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?” (Lukas 18:8)

Pernahkah kita melihat seseorang , atau bahkan diri kita sendiri mengalami suatu situasi seperti berikut: Kita tidak menghargai kebaikan Tuhan (kurang ucap syukur, suka menggerutu, tak lagi memuji dan menyembah dengan sebenarnya); Saat hadapi persoalan lebih mengandalkan orang kuat yang dikenalnya daripada Tuhan; Mulai meragukan kebenaran firman Tuhan; Jenuh saat ikuti ibadah; Sulit memahami kotbah-kotbah hari Minggu; Sulit berdoa dan tak lagi mau berdoa; Tidak lagi bisa mempercayai Tuhan di masa yang sulit; Pesimis tentang hari depan.
Jika memang benar demikian, ini adalah tanda-tanda, bahwa iman seseorang sedang alami ‘keterpurukan.’
Dalam Surat Roma 11:17 dinyatakan, “Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.”
Dalam menjalani hidup hari-hari ini, kita perlu iman yang kuat. Artinya, iman kita harus bertumbuh. Berikut beberapa alasannya: Pertama, karena kita harus hidup oleh iman. Kedua, iman yang kuat membedakan perjalanan hidup kita dengan orang fasik. Ketiga, suatu hari apabila kita berpulang, maka yang kita bawa kepada Bapa bukanlah uang, deposito atau pelayanan kita, melainkan iman kita.
Untuk itu pertumbuhan iman harus kita perhatikan dengan sungguh-sungguh. Lalu, bagaimana memiliki iman yang kuat ?
Iman yang kuat hanya bisa dibangun dengan niat dan kemauan yang keras dari kita. Kita tentu tahu, iman seseorang bertumbuh jika ia sering mendengar firman Tuhan, merenungkan firmanNya, mempercayai dan melakukannya firmanNya (Roma 10:17).
Rajin berdoa, membangun hubungan pribadi dengan Tuhan, juga merupakan langkah agar iman kita bertumbuh. Kekristenan itu bukan sekedar religi namun membangun relasi, yaitu memiliki hubungan karib dengan Tuhan. Bukan hanya ketika kita mengharapkan mukjizat. Kalau kita yakin bahwa Tuhan itu baik, maka kita akan senang dekat dengan Tuhan.
Memuji dan menyembah Tuhan dengan penuh pengagungan dan ucapan syukur, adalah juga cara kita menumbuhkan dan menguatkan iman. Pemazmur mengungkapkan, “Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu yang adil” (Mazmur 119:164)
Masih ada harapan bagi kita. Iman kita masih bisa diperbaiki dan dipulihkan. Asal ada niat dan kemauan untuk bertumbuh, iman kita pasti bertumbuh, makin hari makin kuat. [dopus/19]

Comments are closed.