Comments are off for this post

Pemulihan Segala Sesuatu

“Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu” (Kisah 3:21).

APA ARTI  pemulihan? Pemulihan adalah pengembalian ke posisi semula dengan memperbaharui atau mengembalikan sesuatu yang sudah diambil atau hilang. Pemulihan berarti pembentukan kembali segala sesuatu untuk dikembalikan ke dalam kesatuan, keselarasan dan keutuhan yang dimiliki di dalam Tuhan pada awal mulanya sewaktu segala sesuatu diciptakan di dalam Kristus Yesus.

Kata Ibrani dalam Perjanjian Lama untuk kata  “Pemulihan” Adalah “Shalam”, yang berarti mengembalikan sesuatu yang tercuri atau yang dipinjam, arti lain adalah membentuk kembali (Yoel 2:25). Kata Gerika dalam Perjanjian Baru bagi “Pemulihan” ialah apokathistemai, yang berarti membentuk sesuatu kembali kepada bentuk semula, bentuk awal, permulaan atau asal. Penting sekali bagi kita untuk memahami arti kata “Pemulihan”. Kata Yunani apokatastasis, tidak terdapat dimanapun di dalam perjanjian baru selain di dalam Kisah Para Rasul  3:21 ini. Tetapi kata kerja yang termasuk dalam rumpun yang sama terdapat di dalam delapan ayat lainnya, dan setiap kali diterjemahkan menjadi “memulihkan” (restore).

Ada orang berkata bahwa pemulihan ini adalah pemulihan gereja baru, atau pemulihan umat manusia untuk dikembalikan seperti pada zaman Adam dan Hawa sebelum mereka jatuh. Sebenarnya bukanlah demikian pengertiannya. Perhatikan juga bahwa nabi-nabi bernubuat tentang pemulihan yang besar ini sejak awal zaman atau waktu, berarti pemulihan ini jauh melampaui landasan kosmos dan melampaui lahirnya waktu. Oleh sebab itu, pemulihan harus kembali jauh melampaui taman Eden. Kembali jauh melampaui dari apa yang pernah kita pikirkan atau yang pernah kita renungkan yaitu segala sesuatu dipulihkan.

Lalu apa yang dipulihkan? Segala sesuatu. Segala sesuatu yang  terhilang atau tercuri. Pemulihan berarti penyusunan kembali. Elia akan datang untuk memulihkan segala sesuatu. Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu, termasuk pemulihan hati Bapa (Mal. 4:6). (hi/rhb)

Yesus sanggup memulihkan apa saja yang telah rusak.

Comments are closed.