Comments are off for this post

Pengkhianat Kebenaran

“Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi” (Matius 26:47).

Tak ada hal paling menyakitkan kalau dikhianati sahabat dekat. Julius Caesar mengalami hal seperti itu  ketika seorang yang dianggap sebagai anaknya sendiri memberontak melawannya pada 15 Maret tahun 44 SM. Menurut sejarah, Caesar mulanya menolak pemberontakan itu, tetapi ketika dilihatnya Brutus di antara mereka sambil menghunus pedangnya, Caesar terkulai lemas sambil berkata, “Kamu juga, Brutus?”

Tuhan Yesus pernah mengalami hal yang sama. Orang yang paling dekat dengan Dia, makan bersama-sama, mengalami suka dan duka bersama, dan kerap bersenda-gurau bersama, tiba-tiba menjadi pengkhianat.  Yesus merasa sedih.

Alkitab berkata, “Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang   tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa” (Ibr. 4:15).
Yesus, imam besar kita merasakan apa yang gereja rasakan.

Bila gereja dianiaya, Ia juga turut merasakan. Ketika Saulus (sebelum berubah menjadi Paulus) menganiaya jemaat Tuhan, Yesus datang kepadanya dalam bentuk cahaya dan berkata, “….Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku” (Kis. 9:4)? Secara langsung, Saulus tidak pernah menganiaya Tuhan. Yang dimusuhi dan dianiaya adalah jemaat Tuhan. Tetapi Yesus merasakan apa yang dirasakan oleh gereja. Jadi jelas bahwa hingga kini Yesus merasakan apa yang dialami oleh jemaat-Nya.

Tidak semua orang yang dipanggil itu dipilihnya. Sebagian di antara mereka lebih mencintai harta daripada keselamatannya. Sama seperti Yudas yang mata duitan, yang rela menjual gurunya demi mendapatkan uang 30 perak. Menurut literatur komentar Alkitab, Barnes Notes, 30 perak ini setara dengan $15 ( bila $1 = Rp10.000, maka nilai itu setara Rp150.000). Begitu murah kah harga Kristus? Ya, bagi Yudas dan orang-orang yang tidak lagi menghargai karya Kristus di kayu salib![rhb]

Setiap hari ribuan orang bertobat, tetapi ribuan lainnya menjadi pengkhianat.

Comments are closed.