No comments yet

RAHASIA DOA

“Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana” (Markus 1:35).

Seseorang bermimpi.     Dalam suatu perjalanan, ia melihat sebuah gereja kecil. Di atas atap terlihat sesosok setan yang tertidur dengan nyenyak. Kemudian ia berjalan lagi dan di atas sebuah ruangan kecil terlihat banyak setan yang berjaga-jaga. Ia bertanya kepada salah seorang setan apakah arti semuanya itu. Si setan berkata, “Aku mau beritahukan kepadamu. Faktanya, seluruh gereja sedang tertidur dan hanya diperlukan satu setan untuk menjaganya. Tapi yang di sini, ada seorang wanita dan seorang pria yang berdoa dengan sungguh-sungguh, dan mereka mempunyai kuasa melebihi seluruh gereja.”
Kalau Anda bertanya, apakah rahasia kekuatan Tuhan Yesus? Doa! Anda perhatikan dalam pembacaan hari ini. Yesus meluangkan waktu pada pagi hari – waktu hari masih gelap – untuk berdoa kepada Bapa-Nya. Meskipun Dia adalah Anak Allah, tetapi Ia belajar untuk bersandar kepada Bapa. Di dalam kemanusiaan-Nya itu Ia membutuhkan kuasa dan urapan yang akan memberikan kekuatan kepada-Nya. Dan Yesus tahu benar bahwa pagi hari merupakan waktu yang paling ideal, karena pagi hari adalah saat di mana orang belum beraktivitas, jadi Ia bisa lebih berkonsentrasi untuk bersekutu dengan Bapa.
Gereja juga harus melakukan hal yang sama. Kenyataannya, iblis tidak takut kepada orang Kristen yang rajin ke gereja ataupun pelayan Tuhan yang rajin berkhotbah. Ia hanya takut kepada orang Kristen yang berdoa kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh. Kalau yang berdoa dengan asal-asalan, tidak ada masalah lah!
Daniel mempunyai kebiasaan berdoa 3 kali sehari. Doa ini bukanlah doa biasa tetapi doa yang membutuhkan waktu khusus, di mana ia naik ke loteng dan berlutut serta memuji Allahnya (Dan. 6:11). Inilah juga rahasia kekuatannya sehingga seumur hidupnya tidak pernah ada catatan buruk mengenai kehidupannya. Ia bebas dari berbagai macam skandal dan berita-berita miring mengenai kehidupan pribadinya. Ia juga tegar menghadapi singa-singa yang kelaparan. Semuanya disebabkan karena kebiasaan berdoanya itu. Ia mempunyai roh yang kuat dan Ia kenal secara pribadi siapakah Allah nenek moyangnya itu.
Banyak orang Kristen berkoar-koar bahwa Ia mengenal Allahnya, tetapi menghadapi ujian hidup, imannya goyah. Kalau mau mengenal Allah dengan baik, ajak Dia berbicara setiap saat. Masuklah dalam ruang Maha Kudus, karena di sanalah Allah berbicara kepada kita.

Berdoa berarti menghimpun energi ilahi.

Post a comment