No comments yet

SEHAT ROHANI

“Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,…..”  (1 Petrus 2:2)

Dalam sebuah novel berjudul “No Blade of Grass,” sebuah virus ganas menyerang rumput-rumput  yang tumbuh di dunia ini. Tak hanya rumput halaman rumah yang diserangnya, tetapi semua jenis rumput, termasuk  tanaman gandum, jelai, gandum hitam, oat (sejenis gandum), dan padi. Dalam beberapa bulan, manusia sedunia dunia mulai kelaparan. Banyak yang berebut makan, hingga muncul kerusuhan. Orang-orang mulai berkelahi dan membunuh demi makanan.

Novel tersebut  menggambarkan adegan yang terjadi di dunia saat terjadi bencana kelaparan.
Demikian juga pada masa Nabi Amos, namun disitu  diungkapkan  jenis kelaparan yang lain. Ia menyebutnya kelaparan akan “mendengarkan firman Tuhan” (Amos 8:11).

Jika kekurangan makanan bisa mengakibatkan sakit dan  berujung pada kematian, maka kekurangan “Firman  Tuhan” berdampak “sakit rohani”. Tanpa Firman Tuhan, kita akan kekurangan hikmat untuk hidup di dunia ini, dan juga tak punya pesan hidup kekal dalam Kristus.

Sebagai Kristen, kita membutuhkan Firman Tuhan sebagai “air susu yang murni dan rohani, supaya olehnya kita bertumbuh” (1 Pet. 2:2). Ini penting agar kita tak “sakit rohani” yang ditandai dengan sikap hidup yang penuh tipu muslihat, iri hati, dengki,  munafik, gila hormat dan mementingkan diri sendiri.

Kita pun dapat merasakan apa yang pernah dirasakan  Nabi Yeremia  saat berkata, “Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku” (Yer. 15:16).

Bagaimana dengan kita, adakah anda  memiliki rasa haus akan firman Tuhan? Jika hal itu ada, itu pertanda anda sehat rohani, jika tidak maka sebaliknya! [aw/16]

Post a comment