Comments are off for this post

Semakin Bertambah

“Firman Allah makin tersebar, dan jumlah murid di Yerusalem makin bertambah banyak; juga sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya” (Kisah 6:7).

JIKA  kita membaca kisah perjalanan para Rasul yang diawali pemilihan oleh Tuhan Yesus Kristus yang saat itu berada di tepi danau Galilea,  maka kita tahu, bahwa jumlah awalnya adalah 12 orang. Tetapi, dengan berjalannya waktu, maka banyak orang yang menjadi pemercaya selaku pengikut Tuhan Yesus Kristus. Bahkan pada saat pencurahan Roh Kudus di Yerusalem, ada seratus dua puluh murid Yesus yang berkumpul. Dari tempat itulah Injil Keselamatan diberitakan ke seluruh dunia, yang akhirnya sampai juga kepada bangsa-bangsa yang belum mengenal siapa Yesus Kristus itu. Sampai sekarang pun hal tersebut menjadi tugas dan tanggung jawab kita sebagai orang yang telah diselamatkan-Nya.

Di dalam Kisah para Rasul 2:41, 47 tercatat bahwa jumlah pengikut Kristus semakin lama semakin banyak. Bahkan pada pasal 4:4 ditulis “lima ribu orang laki-laki”. Jumlah itu belum ditambah dengan para isteri dan anak-anak mereka. Itu merupakan sensus pada kurang lebih 1700 tahun lalu. Menurut wikipedia, jumlah orang Kristen di seluruh dunia mencapai 33% dari populasi penduduk dunia. Jadi ini sebenarnya menjadi  tanggung jawab gereja Tuhan untuk menjangkau mereka yang belum mengenal keselamatan di dalam Yesus ini.

Dari bacaan ayat di atas, yang membuat saya semakin tertarik adalah jumlah mereka semakin hari semakin banyak orang-orang yang menyerahkan diri dan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Dalam Kis. 2:47, terdapat satu kalimat yang menggambarkan tentang “disukai oleh semua orang”. Hal itu menandakan, bahwa mereka yang menyerahkan diri dan mengaku percaya kepada Tuhan Yesus Kristus dengan dibaptis dan menjadi pengikut Kristus, adalah orang-orang yang disukai. Kata “semua orang” menandakan, bahwa dengan kehidupan sehari-hari mereka sebagai pemercaya yang telah penuh dengan Roh Kudus itu dapat menarik perhatian mereka yang belum mengenal siapa Yesus Kristus. Dengan kata lain,  kehidupan mereka menjadi saksi bagi Kerajaan Allah di dalam Yesus Kristus Tuhan kita. (js/rhb)

Beritakanlah Injil dan rebutlah jiwa-jiwa, sebab Setan sedang memberitakan ‘injil’ lain.