Comments are off for this post

Semua Pada Tempatnya

“ … dan telah Kupenuhi Dia dengan Roh Allah … untuk membuat berbagai rancangan (Keluaran 31:3,4)

Seorang tukang batu bersaudara dengan pemain biola terkenal. Mereka bercakap-cakap dengan kepala bangunan tempatnya. “Pasti menyenangkan punya kakak yang terkenal di seluruh dunia,” kata atasannya, yang kemudian cepat-cepat menambahkan, “Memang kita harus menerima kenyataan bahwa bakat masing-masing orang berbeda sekalipun dari keluarga yang sama.”

“Benar,” kata si tukang batu. “Kakakku itu sama sekali tidak tahu bagaimana caranya menukang. Maka baguslah ia dapat membayar orang lain untuk mendirikan rumahnya.”

Cerita itu mengingatkan bahwa kita masing-masing dianugerahi Tuhan dengan kemampuan yang unik. Jika motivasi hidup kita adalah memuliakan Allah dan menyejahterakan orang lain, maka kita tidak perlu malu dengan profesi kita.

Keluaran 31 mengatakan, bahwa Allah memberikan keterampilan yang khusus kepada masing-masing orang. Ada yang diberi tugas mengerjakan sesuatu dari emas, perak, menatah batu permata, atau mengerjakan tugas-tugas lain dalam pembangunan tempat ibadah.

Jika Anda adalah seorang pekerja bangunan, guru, pengangkut sampah, tukang pipa, dokter, tukang kayu, penulis, ahli mesin, ilmuwan, pekerja perakitan, sekretaris, atau pekerja lain yang bekerja untuk menyejahterakan orang lain, berarti Anda telah melakukan pekerjaan yang memuliakan Allah. Bagi Tuhan kita Yesus Kristus pekerjaan adalah suatu kesempatan untuk melayani-Nya di tempat yang telah Dia sediakan, khusus hanya bagi Anda. [djd/rhb].

Tak seorang pun dapat melakukan pekerjaan yang disediakan Allah secara khusus bagi anda