they all love a thick rod.www.xxx-porn.center
Comments are off for this post

SIAP DIBENTUK TUHAN

“Jadi bukanlah kamu yang menyuruh aku ke sini, tetapi Allah; Dialah yang telah menempatkan aku sebagai bapa bagi Firaun dan tuan atas seluruh istananya dan sebagai kuasa atas seluruh tanah Mesir.
(Kejadian  45:8)

Demikian yang dikatakan Yusuf kepada saudara-saudarnya. Suatu ucapan yang menyejukkan hati disela-sela ketakutan dan kekuatiran, bahwa Yusuf bisa saja dendam terhadap tindakan mereka dimasa lampau.
Pernyataan Yusuf itu merupakan perkataan seseorang  yang berhasil dibentuk Tuhan. Arif dan bijaksana, sopan dan penuh kelemahlembutan, tegas dan penuh dedikasi. Itulah sebagian karakter yang dimiliki Yusuf.

Ketika  dibenci saudaranya, kebencian pun tak dibalaskannya. Ketika dimasukkan ke dalam sumur, diapun tak meronta. Saat dijual untuk dijadikan budak, dia pun tak melawan. Hatinya memang sedih nan pedih menghadapi perlakuan orang-orang dekat disekitarnya. Namun dia seolah membiarkan dirinya dijadikan budak bagi orang Mesir.

Ketika mulai dipercaya mengelola rumah Potifar, fitnahan asusila ditujukan kepadanya. Yusuf  dijebloskan ke dalam penjara. Dia kehilangan masa depan dan kebebasan. Status sosialnya kian merosot, dari anak yang disayang, menjadi seorang budak dan berakhir sebagai narapida di penjara Mesir.

Hidupnya seperti tak lagi berpengharapan. Namun kondisi tersebut tidak membuat Yusuf lemah. Bukan saja lengannya yang kekar tetapi hatinya juga tegar. Dia mengerti apa yang dialaminya bagian dari pembentukan Tuhan. Dia mengikuti saja bentukan itu, walau sesekali dadanya terasa sesak karena tekanan demi tekanan yang dihadapinya.

Selama  13  tahun seorang diri menghadapi penderitaan. Namun semua itu dihadapinya dengan keuletan dan penuh kesabaran.

Pernakah anda merasa sendiri saat menghadapi persoalan? Cobalah tenangkan diri, Tuhan tahu yang kita alami. Bersikaplah seperti Yusuf, walau antara geram, marah, sedih, cemas, takut dan kuatir, bercampur aduk dalam perasaan dan pikiran kita. Tuhan tak biarkan kita sendirian, Dia yang menyertai, Dia juga yang akan memberikan kekuatan dan kemenangan. Bersiaplah dibentuk dan nikmati berkat-Nya, jangan menyerah! Tuhan beserta dengan kita.[aw/16]

Comments are closed.