No comments yet

Berbahasa Roh

“Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat” (Kisah 19:6).

Tidak ada perdebatan yang saling heboh dan telah berlangsung sekian lama selain daripada perdebatan mengenai bahasa lidah atau bahasa roh. Gara-gara inilah gereja Tuhan saling mengolok dan mengejek antara yang pro dan yang kontra. Gara-gara ini pula gereja Tuhan lupa mempraktekkan kasih ilahi. Ya gereja Tuhan bisa berkelahi gara-gara yang satu ini.

Terlepas dari berbagai kontroversi tersebut, bahasa roh itu adalah karunia Tuhan yang berlaku hingga masa kini. Meskipun dalam prakteknya kita masih melihat ada oknum-oknum yang “tak murni” berbahasa roh.

Sebab Alkitab berkata, “Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun Jemaat” (1 Kor. 14:4). Jelas, orang yang berkata dalam bahasa roh itu membangun dirinya sendiri. Meskipun sebenarnya untuk jemaat, lebih baik bernubuat, tetapi bahasa roh tetap penting bagi membangun iman kita. Bahasa roh tidak perlu diperdebatkan, tetapi perlu kita alami. . (hw/rhb)

Bahasa roh adalah karunia Tuhan untuk membangun gerejaNya

Post a comment