Comments are off for this post

TAK BERUBAH

 

“Kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus” (Roma 5:1)

Kehidupan yang ada di sekitar kita berubah dengan sangat cepat. Bahkan di gereja, perubahan terjadi begitu cepat sehingga kita sulit mengikutinya.

Sebagai contoh, dengan alasan agar dapat berkomunikasi secara lebih efektif, orang-orang kristiani telah mengubah cara gereja dilangsungkan. Sekarang banyak orang percaya yang sudah terbiasa dengan gereja tanpa bangku panjang. Mereka terbiasa dengan ruang kebaktian tanpa buku kidung pujian, dan ringkasan khotbah serta lagu yang diproyeksikan ke layar lebar.

Orang-orang kristiani pun telah menyadari kebutuhan untuk mengubah metode penjangkauan kepada orang-orang nonkristiani dengan Injil Yesus. Gereja menggunakan liga olahraga untuk membawakan Injil kepada orang-orang di lingkungan mereka. Mereka membuka lumbung makanan untuk menjangkau orang-orang yang kurang berada. Mereka mengadakan pertemuan kelompok khusus bagi orang-orang yang bergumul dengan dukacita atau kecanduan.

Akan tetapi, tidak semuanya berubah. Dr. M.R. De Haan menulis di dalam edisi pertama Our Daily Bread di tahun 1956: Jika ada satu hal yang ditekankan oleh Paulus, maka hal itu adalah bahwa usaha kita tidak dapat digunakan untuk memperoleh atau mempertahankan keselamatan kita. Kita dibenarkan oleh iman, dan iman semata (Roma 4:5; 5:1).

Jenis dan metode penyembahan mungkin saja telah berubah. Akan tetapi, keselamatan hanya dapat diperoleh melalui iman kepada Yesus semata. Hal itu tidak akan pernah berubahselamanya.[jdb/rhb]
DUNIA SELALU BERUBAH, PERCAYAI FIRMAN ALLAH YANG TIDAK BERUBAH