No comments yet

TUBUH ROHANIAH KUAT

“Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah” (Matius 26:41).

Thomas á kempis berkata, “Pertama-tama yang datang ke dalam pikiran adalah pikiran jahat, kemudian khayalan yang kuat, setelah itu tindakan jahat. Dan yang terakhir adalah persetujuan akan tindakannya itu.”
Nasihatnya adalah, “Atasi yang pertama!”

Doa merupakan sarana paling efektif untuk menepis godaan. Sebab doa bukan sekedar permintaan atau permohonan, tetapi lebih dari itu, doa adalah membangun kekuatan dalam tubuh rohani. Alkitab berkata, “Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah. Jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh rohaniah” (1 Kor. 15:44).

Ada tubuh rohaniah dan ada tubuh alamiah. Apa yang tampak oleh mata kita itu adalah tubuh alamiah. Manusia senang menghias dan merawat tubuh alamiah, meskipun kadang-kadang berlebih-lebihan, misalnya dengan “bongkar pasang” hidung, bibir, atau dagu, atau bagian-bagian tubuh lainnya melalui operasi bedah plastik. Tetapi mereka mengabaikan dan tidak merawat tubuh rohaniah. Padahal Alkitab menyatakan bahwa manusia rohaniah atau manusia batiniah lebih penting daripada manusia lahiriah (1 Pet. 3:3, 4).

Apa yang terjadi bila manusia rohaniah kita lemah, loyo, atau tak bertenaga? Ia akan dikuasai oleh manusia lahiriah alias daging kita. Kalau ada orang Kristen yang berkali-kali jatuh bangun di dalam dosa, berarti ia adalah seorang yang berpenampilan keren dari penampakan luar, tetapi manusia rohaniahnya lemah! Ia mengabaikan dalam membangun kekuatan manusia rohaniahnya.

Baik, mungkin manusia rohaniah mempunyai kemauan yang keras. “Besok aku mau bangun mendahului fajar untuk berdoa.” Itu tekadnya! Tetapi begitu wekernya berbunyi jam 4 pagi, eh matanya masih berat dan amat berat. Lalu tidur lagi!

Roh yang kuat akan dapat menguasai tubuh atau daging kita. Karena itu bila manusia rohani kita mempunyai kemauan yang keras tapi tanpa diimbangi dengan kekuatan, maka akan sia-sialah. Jadi melalui doa, merenungkan firman Tuhan, dan bersekutu dengan Tuhan akan dapat membentuk tubuh rohaniah yang kuat. Seperti firman Tuhan katakan, “Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah” (Yesaya 40:31).[rhb]

 

Jadikan diri kita memiliki rohani yang kuat, dan itu bisa didapat ketika kita rajin baca firman Tuhan dan melakukannya.

Post a comment