they all love a thick rod.www.xxx-porn.center
Comments are off for this post

Doa Jangan Fokus Pada Diri sendiri ?

“Ketika orang banyak menemukan Yesus di seberang laut itu, mereka berkata kepada-Nya: “Rabi, bilamana Engkau tiba di sini?” Yesus menjawab mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.”  Yohanes 6: 25-26

Mana yang lebih menarik bagi Anda — siapa Yesus atau apa yang dapat Dia lakukan untuk Anda? Saya khawatir banyak dari kita lebih peduli tentang apa yang Dia berikan daripada menemukan siapa Dia. Tapi ini bukan hal yang baru. Ketika Yesus di bumi 2000 tahun lalu, orang banyak sering kali mencari-Nya untuk mendapatkan apa yang dapat Dia lakukan bagi mereka. Kristus tahu alasan mereka mencari-Nya,  mereka  sungguh-sungguh ingin kebutuhannya terpenuhi.

Ada garis tipis antara ‘memanfaatkan’  Tuhan untuk mendapatkan apa yang kita inginkan dan datang kepadaNya dengan rendah hati sambil menyampaikan kebutuhan dan pergumulan kita. Terkadang masalah begitu mendesak dalam pikiran kita sehingga daripada tunduk pada kehendak-Nya, kita lebih suka berdoa agar Dia bertindak sesuai keinginan kita. Kemudian, apa yang tampak seperti “iman” sebenarnya adalah “semangat yang menuntut.”

Jika doa hanya berisi penyampaian atau permintaan kita  kepada Tuhan, kita telah melewatkan kesempatan besar untuk mengenal Dia lebih dalam. Berapa banyak persekutuan Anda/ ibadah dengan Tuhan yang dikhususkan untuk kebutuhan Anda? Apakah Anda mengenal Tuhan secara pribadi? Meskipun Tuhan senang dengan doa kita dan detail hidup kita, Dia juga ingin kita menikmati hadirat-Nya yaitu menikmati kebersamaan  dengan pribadi-Nya.  (it/aw)

Comments are closed.