they all love a thick rod.www.xxx-porn.center
Comments are off for this post

IMAN YANG BERTUMBUH

Sehingga dalam jemaat-jemaat Allah kami sendiri bermegah tentang kamu karena ketabahanmu dan imanmu dalam segala penganiayaan dan penindasan yang kamu derita: suatu bukti tentang adilnya penghakiman Allah, yang menyatakan bahwa kamu layak menjadi warga Kerajaan Allah, kamu yang sekarang menderita karena Kerajaan itu. Sebab memang adil bagi Allah untuk membalaskan penindasan kepada mereka yang menindas kamu (2 Tesalonika 1: 3-5)

Keinginan Tuhan adalah agar kita bertumbuh dalam iman saat kita berjalan bersama-Nya. Iman bukan hanya peristiwa satu kali yang melaluinya kita diselamatkan; sebaliknya, ini adalah cara hidup yang berkelanjutan, yaitu  dari keselamatan menunju ke masa depan. Seharusnya semakin lama kita hidup, semakin besar kepercayaan kita kepada Tuhan.

Tingkat iman kita kepada Tuhan memengaruhi setiap bidang kehidupan kita — pikiran, sikap, doa, dan perilaku kita. Dan pencobaan sering kali mengungkapkan betapa kita memercayai-Nya. Ketika kita menghadapi penderitaan, apakah kita hanya memperhatikan penderitaan dan kemustahilan, atau apakah kita melihat kebesaran Bapa surgawi kita, yang mengendalikan semua situasi ini?

Iman juga memiliki kekuatan untuk mempengaruhi emosi. Ketika pikiran kita dipenuhi dengan keraguan tentang Tuhan, kecemasan dan ketakutan masuk. Alih-alih beristirahat di dalam Kristus, kita rewel dan kesal, mencoba mengantisipasi semua kemungkinan hasil dan menyelesaikan setiap masalah dengan kekuatan kita sendiri.

Tetapi ketika Firman Tuhan menjadi dasar untuk pikiran kita, kita akan menemukan bahwa kasih, kedaulatan, dan hikmat-Nya menjadi fokus kita. Dan saat keyakinan kita kepada Bapa tumbuh, kita akan menemukan diri kita lebih bergantung pada-Nya. Maka kesulitan tidak akan mengguncang kita dengan mudah karena damai dan sukacita-Nya akan menjaga hati dan pikiran kita.[aw/rhb]

Comments are closed.