they all love a thick rod.www.xxx-porn.center
Comments are off for this post

KEDAULATAN-NYA VS PERSOALAN

“Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: “Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?” Lalu mereka naik ke perahu dan angin pun redalah.” (Matius 14: 31-32)

Berlayar melewati badai itu menakutkan, selain penglihatan yang kurang jelas /kabur hal itu juga membuat kita tidak yakin dengan arah kita, dan itu memicu rasa takut yang akan mengancam keselamatan kita. Ini juga berlaku untuk badai kehidupan, di mana keadaan yang tiba-tiba dan tak terduga tampaknya membuat dunia kita terbalik seperti pandemi covid-19 yang terjadi saat ini.
Ketika para murid dihantam oleh angin kencang di Danau Galilea, mereka mempelajari beberapa kebenaran yang berharga, yang juga dapat membantu kita di tengah-tengah badai hidup saat ini.
Yesus menjadi perantara bagi kita. Sementara murid-murid berjuang melewati angin dan ombak, Yesus berdoa di gunung. Hari ini Dia ada di surga, menjadi perantara bagi kita (Roma 8:34).
Yesus adalah pelindung kita. Dia mengawasi murid-murid di perahu, dan Dia melakukan hal yang sama untuk kita, memastikan bahwa kita tidak menemukan apa pun di luar kehendak-Nya.
Yesus berdaulat atas semua badai. Dialah yang membentuknya, menentukan intensitasnya, membimbing kita melaluinya, dan meng-akhirinya pada waktu-Nya yang sempurna. Kristus tidak meninggalkan kita dalam badai tetapi sebaliknya terlibat secara intim, menggunakan badai untuk keuntungan kita yang utama. Mengetahui hal ini, kita dapat menanggapi dengan iman, pengharapan, dan penyembahan. (dopus/21)

Comments are closed.