1

TIGA KEBENARAN

“Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya” (Yesaya 32:17).

Menjabarkan kata kebenaran ternyata tidak semudah yang diduga orang. Misalnya saja kisah tentang 3 orang buta yang kepingin tahu bentuk binatang yang namanya gajah. Si A yang memegang telinganya, berkata bahwa gajah itu seperti kue serabi. Si B yang memegang ekorya, berkata bahwa gajah itu mirip ular. Si C juga tidak mau kalah. Ia berkata bahwa gajah itu kokoh seperti tembok beton (sebab ia memegang tubuh gajah). Masing-masing orang sama-sama tidak mau mengalah – semuanya memegang kebenarannya sendiri-sendiri. Sampai akhirnya datang seseorang yang tidak buta menjelaskan semuanya kepada mereka.
Saudara, banyak orang yang menurut mereka bijak, tapi sebenarnya bertindak seperti orang buta itu. Mereka berpegang teguh pada prinsip-prinsip yang menurut anggapan mereka benar, tapi sebenarnya mereka berpijak pada kebenaran satu sisi.
Alkitab memberikan beberapa pengertian mengenai kebenaran ini.
Pertama, Yesus adalah kebenaran. Kata-Nya, “…… Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Yoh. 14:6). Yesus adalah standar kebenaran itu. Kalau negara kita berlandaskan Pancasila sebagai dasar negara, berarti semua peraturan dan hukum harus mengacu pada Pancasila. Demikian pula halnya dengan Kristus. Dia telah menjadi pokok keselamatan dan dasar dari segala hukum Allah.
Kedua, firman Allah adalah kebenaran (Yoh. 17:17). Kalau Anda ingin mendapatkan kebenaran yang hakiki, Anda hanya bisa mendapatkannya melalui firman Allah. Alkitab adalah firman Allah yang tertulis. Tapi saat kita membacanya, kita perlu minta bimbingan Roh Kudus untuk mengerti isinya. Karena banyak kesesatan-kesesatan terjadi gara-gara orang itu menafsirkan firman menurut kehendaknya sendiri.
Ketiga, Roh Kudus juga disebutkan dengan Roh Kebenaran (Yoh. 14:16, 17). Mengapa salah satu gelar yang diberikan kepada Roh Kudus adalah Roh Kebenaran? Karena Roh Kudus memberitakan kebenaran dan Ia akan mengingatkan kembali semua ajaran Kristus. Apabila kita menyertakan Dia dalam hidup kita, maka kita akan memahami bahwa Dia bukan sekedar simbol belaka, tetapi Dia adalah Pribadi Allah yang ketiga. Dia lebih nyata dari adik Anda, lebih nyata dari orang tua Anda, Dia lebih nyata dari semuanya. Dan Dia tinggal di dalam Anda!
Apabila Anda memahami kebenaran ini dan telah mengambil bagian di dalamnya, maka otomatis ketiga hal ini akan menyertai Anda: damai sejahtera, ketenangan, dan ketenteraman.[rhb]

 

Kebenaran yang setengah adalah bentuk lain dari ketidakbenaran.

Comment(1)

  1. Ellbiah says

    Online Medicans cialis 5mg best price Levitra From Canada Can Amoxicillin Cause Facial Flushing

Post a comment