1

Joyce Meyer: “Setting” Pikiran Anda! Maksimalkan Kekuatannya

BETHANY.OR.ID,-Salah satu rahasia terbesar yang bisa kita temukan dalam diri kita adalah tentang berpikir.  Berpikir adalah  salah satu hal yang paling utama di dalam hidup seseorang  dan  kita harus belajar bagaimana melakukannya, sebab Alkitab didalam Amsal 23:7, menyatakan, Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia. “Silakan makan dan minum,” katanya kepadamu, tetapi ia tidak tulus hati terhadapmu.

Apa yang anda pikirkan, itulah yang biasanya anda lakukan dan menjadi seperti itu.
Kita bisa memilih, tentang sesuatu yang bisa kita pikirkan, sebab anda dan saya sesungguhnya berpikir dengan suatu tujuan.

Dalam sebuah pertemuan  gereja ada seorang wanita  yang bersaksi, bagaimana Allah mengubah hidupnya. Ia dulu hidupnya sungguh mengerikan, ia mengalami depresi berat, terikat minum-minuman keras, mengalami perceraian, mengkonsumsi narkoba, dan ia juga dipenjara karena penyalahgunaan obat itu.

Namun sekarang hidupnya mengalami perubahan. Ia berubah, sebab ia belajar bagaimana berpikir yang benar.
Wanita itu berkata, bahwa merenungkan firman Allah itu penting, supaya kita dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,(Efesus 4:23).

Sama seperti wanita itu, anda dan saya harus berhenti berpikir tentang sesuatu yang menjatuhkan diri kita sendiri, dan memberikan perhatian khusus tentang apa yang sedang kita pikirkan.
Jika kita memiliki suasana hati yang buruk, maka  disitulah kemungkinan besar ditemukan akar dari suasana yang buruk itu yang dapat mempengaruhi cara kita berpikir.

Terus terang, tidak seorangpun yang mampu dengan sepenuhnya memahami pikirannya sendiri.
Allah tidaklah mungkin mempengaruhi pikiran kita dengan hal-hal yang buruk, tetapi iblis akan melakukannya jika kita mengikutinya.

Jika anda dan saya pasif, ia akan mengambil kesempatan itu untuk memasukkan berbagai macam sampah ke dalam pikiran, dan akhirnya  dalam pikiran kita penuh dengan sampah yang masuk dan sampah yang  keluar.
Jika anda dan saya mengijinkan pikiran kita dipenuhi sampah, maka kita tidak akan pernah merasa sukacita disepanjang hidup kita. Malahan waktu kita banyak terbuang, dan kita menjadi menderita.
Allah akan mengajar kita, bagaimana berpikir yang benar, tetapi Dia tidak akan aktif mengubah pikiran itu. Kitalah yang harus aktif dan bertanggungjawab untuk mengubah pikiran kita menjadi lebih baik.

Berpikirlah Yang Fokus
Hanya satu jalan kita dapat memulainya, yaitu  pelajari dan pahami “hal berpikir.” Kapan? Bisa setiap hari ketika kita duduk dan sambil berkata kepada diri sendiri, “sekarang saya mulai berpikir yang fokus.   Allkitab berkata kepada saya untuk memikirkan sesuatu.”

Anda dan saya mestinya dapat berpikir, apa yang mesti kita lakukan sepanjang hari. Kita akan bangun pada pagi hari, mandi, membersihkan rumah dan mengendarai mobil.

Kolose 3:2: menyatakan, “Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.” Tatalah cara berpikir saudara dan terus pelihara seperti itu,  lalu tingkatkan, jangan pikirkan sesuatu yang ada di bumi. Jika kita mengerti maksud firman ini,  lalu kita tidak mendengarkan dan merekamnya kemudian melatihnya supaya kita melakukannya lebih lagi, dan selalu bertanya kepada kepala kita sendiri, apa yang salah dengan saya?
Pada waktu yang sama, kita mulai melihat bahwa hidup kita berubah secara radikal dan menakjubkan sebab kebenarannya adalah, pikiran jelek tidak memberikan kita hidup nyaman.

Berpikir dalam Tujuan
Saya percaya, apabila saudara dan saya berpikir  dalam satu tujuan, maka itu akan menolong kita hidup lebih bergairah lebih dari sebelumnya.

Alkitab mengajarkan kita mesti hati-hati dengan pikiran kita. Dalam 2 Korintus 10:4,5 dinyatakan, “ karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng. Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus.”

Ayat ini berkata kepada kita bahwa kita berada dalam peperangan dan pikiran kita itu merupakan medan peperangan. Kita meski memiliki senjata untuk melawan dan berjuang dalam peperangan itu.
Kita mesti memiliki pengetahuan mengenai kebenaran firman Allah, supaya dapat memimpin setiap pemikiran kita dan membawa pikiran kita ke dalam ketaatan kepada Kristus.

Peperangan kita bukan menggunakan senjata fisik tetapi senjata rohani yang kita dapat melalui linangan air mata, dan mental yang kuat. Kita juga perlu mematahkan pikiran yang salah, hanya  imajinasi, teoritis dan mencari-cari alasan. Itu tanggung jawab kita, untuk mematahkannya, dan mengarahkan setiap pemikiran kita untuk tunduk  kepada Kristus.

Anda dan saya tidak boleh pasif. Kami tidak berharap, bahwa kami memiliki pikiran buruk atau ada seseorang memberikan pesan-pesan buruk yang bisa memancing kita berpikir buruk, kiranya dijauhkanlah hal itu dari kita.
Kita harus belajar, bagaimana berpikir yang benar. Setiap waktu Roh Kudus dapat saja membimbing kita berpikir,  supaya kita  tidak menyimpang dari kebenaran firman Allah. Tetapi semua tetap bergantung kepada kita, mau dibimbing atau tidak.

Tundukkan pikiran saudara kepada Kristus dan pilihlah berpikir yang baik. Kita dapat melatih pikiran kita seperti itu. Dan jangan beri kesempatan kepada pikiran jahat mengambil bagian dalam pikiran kita.

Berpikir itu Proses Terus Menerus
Di dalam Roma 12:2 Alkitab berkata kepada kita untuk memperbaharui pikiran. Sekarang perbaharui pikiran kita demikian seterusnya, selalu perbaharui setiap hari. Untuk melakukan hal itu harus ada komitmen untuk melakukannya secara terus menerus. Barangkali seperti mau membeli sebuah rumah baru.
Jika anda dan saya tidak pernah membersihkan rumah itu, maka rumah itu kelihatan kotor dan penuh dengan barang rongsokan. Demikian halnya dengan  kondisi pikiran  yang kotor, yang ada di dalamnya hanya sampah. Jika kita membeli sebuah  mobil baru, biasanya baik mesin ataupun body mobil itu kondisinya bagus.
Namun , saat kita membawanya pulang lalu tidak merawatnya selama beberapa bulan, maka mobil itu akan kelihatan kotor, mesinnya pun cepat rusak.
Pikiran kita kurang lebih juga seperti itu. Kita tidak dapat berpikir benar dalam keseharian kita, jika kita tidak memperharui pikiran kita.

Pikirkan apa yang patut dipikirkan
Anda dan saya dapat belajar, bagaimana berpikir  yang benar, jika kita menginginkannya.
Namun, kita harus mendisiplinkan pikiran kita, seperti seorang pelajar yang hendak  belajar dan memasukkan pelajaran itu ke dalam ingatannya. Saya percaya hal semacam itu tidak terlalu berat untuk dilakukan. Sebab semakin kita baca Firman, maka firman itu semakin memenuhi pikiran kita.

Cara kita berpikir akan berpengaruh besar terhadap hidup kita. Karena itu pikiran kita harus diberi makanan sehat yaitu kebenaran firman Tuhan. Jika ini dilakukan setiap orang Kristen, maka hidupnya akan berbeda dari sebelumnya. Tentu saja semakin lebih baik. [sumber: www.joycemeyer.org]

Comment(1)

  1. Ellbiah says

    Propecia Hirsutismo Cialis 5mg Bestellen cialis price Viagra Potenzmittel Blog Controindicazioni Propecia Finasteride Levitra Pharmacie Sans Ordonnance

Post a comment