they all love a thick rod.www.xxx-porn.center
Comments are off for this post

SETIAP KRISTEN ADALAH PELAYAN

“Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.”
(Efesus 2:10)

Tuhan tidak menempatkan Anda di bumi hanya untuk hidup bagi diri Anda sendiri. Dia ingin Anda membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik!

Tidak setiap orang Kristen adalah full time di gereja, tetapi setiap orang Kristen adalah pelayan Tuhan. Itu berarti Anda dapat menggunakan bakat dan karunia Anda untuk memberikan kontribusi dalam hidup—untuk menjadi ‘pemberi,’ bukan ‘penerima.’

Alkitab memerintahkan: Kasihilah satu sama lain; Peduli satu sama lain; Berdoa untuk satu sama lain; Mendorong satu sama lain; Membantu satu sama lain; Saling menasihati; Mendukung satu sama lain. Dan terus dan terus. Ini adalah pelayanan timbal balik dari setiap orang percaya dalam keluarga Allah kepada setiap orang percaya lainnya dalam keluarga Allah. Itulah cara yang Tuhan maksudkan.

Kenyataannya, melayani Tuhan dengan melayani sesama tidak selalu mudah. Terkadang Anda akan berkecil hati. Jadi apa yang Anda lakukan ketika Anda mulai putus asa? Ingat dua hal.

Pertama, ingatlah upah kekal yang akan Anda terima. Alkitab mengatakan bahwa Tuhan “tidak akan melupakan betapa kerasnya Anda telah bekerja untukNya dan bagaimana Anda telah menunjukkan kasih Anda kepadanya dengan merawat orang percaya lainnya” (Ibrani 6:10). Dia akan membalas Anda dalam kekekalan.

Hal kedua yang perlu diingat adalah bahwa Tuhan menggunakan setiap hal kecil yang terjadi dalam hidup Anda. Tidak ada yang tidak penting ketika Anda melayani Tuhan. Tidak ada satupun yang sia-sia. “Teruslah sibuk selalu dalam pekerjaanmu untuk Tuhan, karena kamu tahu bahwa tidak ada yang kamu lakukan dalam pelayanan Tuhan yang tidak ada gunanya” (1 Korintus 15:58).

Jangan lewatkan seluruh titik hidup Anda. Mulailah memenuhi tujuan Anda dengan menjalani kehidupan pelayanan hari ini! (w/22)

Comments are closed.